Muncul Kembali Dugaan Michael Jackson Dibunuh

Kembali Menyeruak Dugaan Michael Jackson Dibunuh

Muncul Kembali Dugaan Michael Jackson Dibunuh, apakah benar The King Of Pop bukan meninggal karena Over Dosis obat penenang ataupun kecelakaan ?

Kembali Menyeruak Dugaan Michael Jackson Dibunuh

Kematian The King Of Pop, Michael Jackson, telah genap sudah delapan tahun. Ternyata muncul kembali dugaan Michael Jackson dibunuh.

Dugaan tersebut muncul kembali berasal dari sahabat Jacko, yaitu pebisnis memiliki nama lengkap Michael Jacobshagen. Jacobshagen merupakan pebisnis 34 tahun yang telah bersahabat dengan dengan MJ selama dua dekade terakhir.

Seperti tertulis dalam pemberitaan media Independent, Jacobshagen mengakui bahwa MJ sempat mengatakan kepadanya akan kekhawatiran dibunuh.

Jacobshagen mengatakan bahwa ketika ia sedang berada di Jerman, MJ menelponnya dan meninggalkan pesan yang masih terbayang dalam benak pengusaha itu.

“Michael saat itu tengah terpuruk secara emosional dan mengatakan ‘mereka akan membunuh saya’,” kata Jacobshagen saat berbicara dalam acara Sunday Night di Australian TV dan dilansir Daily Mail.

MJ menelpon Jacobshagen dan meminta pengusaha itu terbang ke LA untuk menginap selama tiga hari. Dan saat pertemuan itu, Jacobshagen mengaku Jacko menulis 13 surat kepadanya.

Dari surat-surat tersebut, terdapat kalimat yang menyebut: “Mereka tengah mencoba untuk membunuh saya,” dan “Saya takut akan hidup saya”.

Namun tulisan dari Jacko tersebut tidak pernah menyebut secara jelas identitas dari ‘mereka’. Namun, Jacko menyebut promotor konser AEG dalam surat berisi ketakutan sang penyanyi.

“AEG membuat banyak tekanan kepada saya. Saya takut akan hidup saya,” tulis Jacko. AEG adalah promotor yang mengatur penampilan residensi Jackson di London.

Dugaan pembunuhan sempat menyeruak di tengah kematian Jackson pada 2009 lalu. Isu itu muncul di tengah berbagai kabar lainnya seperti bunuh diri, hingga overdosis.

Akan tetapi, pihak kepolisian menyatakan bahwa kematian pelantun Thriller tersebut adalah karena overdosis dari obat penenang jenis propofol.

Dan dokter pribadi Jackson, Conrad Murray, mendapatkan hukuman dua tahun penjara setelah dinyatakan melakukan pembunuhan tanpa sengaja akibat obat tersebut.

Sedangkan baru-baru ini, Paris, putri MJ mengaku bahwa ayahnya telah dibunuh dan Jacobshagen mengatakan dia ada untuk mendukung Paris.

Bahkan tidak sedikit pula para fans MJ yang ada di Indonesia menduga bahwa idola mereka itu dibunuh, bukan Over Dosis minum obat penenang. Bisa saja dugaan tersebut, karena Over Dosis dapat dipaksakan oleh orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *