Konsumsi Jangkrik Ternyata Menyehatkan Dan Lezat

Mengapa Jangkrik Sangat Menyehatkan Dan Lezat

Konsumsi Jangkrik Ternyata Menyehatkan Dan Lezat, mengenai bikin sehat sih mungkin saja, akan tetapi kalau lezat ? Terdapat berbagai cara untuk mengolah Jangkrik menjadi makanan layak dikonsumsi manusia.

Apakah kamu kebayang untuk memasak Jangkrik lalu kamu konsumsi ? Sebelumnya diantara kamu para pembaca Colok, sudah pada tahu Jangkrik itu seperti apa kan ? Jangkrik memiliki bentuk seperti gambar diatas.

Jangkrik termasuk dalam kelas insecta dengan nama latin Gryllus sp dan bersifat hemimetabola dimana proses metamorfosisnya tidak sempurna.

Mulut jangkrik bertipe pengunyah, memiliki 2 pasang sayap yang mana sayap depan lebih tebal dan dikenal sebagai tegumina, sedangkan sayap belakang lebih tipis seperti membran dan dilipat di bawah sayap depan.

Serangga ini dapat hidup di lingkungan kering maupun lingkungan yang basah, khususnya lingkungan yang berumput. Jangkrik termasuk hewan noktural dan dapat mengeluarkan bunyi yang merdu ketika teguminanya saling bersentuhan.

  • Jangkrik Menjadi Menu Makanan

Jangkrik pada awalnya dimanfaakan sebagai pakan burung baik diberikan secara utuh maupun dijadikan tepung terlebih dahulu. Namun di beberapa daerah, jangkrik tidak hanya dijadikan sebagai makanan burung tetapi juga dijadikan sebagai makanan yang enak dan bermanfaat.

Contohnya, yaitu: sate jangkrik, rempeyek jangkrik, nasi goreng jangkrik, kerupuk jangkrik, bahkan biskuit jangkrik, lalu nikmat juga walau sekedar digoreng dengan dibumbui garam dan lada sesuai selera.

  • Kandungan Daging Jangkrik

Komposisi daging jangkrik telah diteliti dan berdasarkan Penelitian & Pengetahuan (Litbang) ASTRIK (Asosiasi Peternak Jangkrik Indonesia) diperoleh bahwa jangkrik memiliki banyak manfaat.

– Gizi Hormon

Jangkrik mengandung 105.49 ppm hormon progesteron, 31.78 ppm testoteron, dan 259.535 ppm estrogen, serta dapat dijadikan sumber energi dengan energi yang dihasilkan sebesar 4.87 kalori/gram.

– Protein

Protein yang terdapat pada jangkrik yang telah diolah menjadi tepung juga sangat tinggi yaitu 57.32%. Selain itu semua, jangkrik juga mengandung DHA9 asam amino yang diperlukan untuk proses pembentukan sel, glutation (GSH).

Fungsinya yaitu untuk antioksidan pada tubuh, DHA, ARA, Omega 3, dan Omega 6 yang baik untuk pertumbuhan kecerdasan otak anak-anak.

Sebenarnya protein yang terkandung dan gizi Jangkrik tak sebanyak ikan air tawar ataupun air laut, walau demikian tetap sangat membantu kesehatan tubuh dan sangat mudah juga jauh lebih murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *