Penjelasan Terlengkap Tentang Fashionista

Stephen Fried Pencetus Kata Fashionista

Penjelasan Terlengkap Tentang Fashionista, daripada kamu sekedar menebak – nebak saja. Penjelasannya sebenarnya ada dalam mesin pencari atau search engine Google, hasil pencariannya dalam situs id.Wikihow.com, dijelaskan yaitu:

“Fashionista adalah seseorang yang memandang mode sebagai bentuk seni. Jika ingin belajar mengikuti mode dan tampil memukau, kamu bisa belajar tentang cara mencermati trend mode, di samping cara membangun koleksi pakaian bergaya yang akan membuat orang menoleh kepadamu”.

Sedangkan bila meruntut pada arti yang ditulis dan dimasukkan ke dalam kamus Oxford English Dictionary, Fashionista berarti semua orang yang berkecimpung dalam dunia Fashion, termasuk Desainer, Fotografer, Model, Penulis Fashion, dan lain – lain, juga untuk siapa saja penyuka Industri Fashion dan pemakai pakaian High – Fashion.

Kalau menurut Glosarium.org, pengertian atau arti kata Fashionista, yaitu:

“Pada awalnya kata fashionista bermakna sedikit negative yaitu menjelaskan seseorang yang gila belanja dan mengikuti semua tren yang ada tanpa memiliki personal style sendiri. Kini para media menggunakan kata fashionista untuk menjelaskan seseorang yang memiliki personal style yang luar biasa, dia berhasil menciptakan tren tersendiri, mampu menggabungkan high fashion dengan koleksi vintage. Intinya perempuan yang memiliki gaya yang stylish dan tidak terdikte oleh fashion”.

Pencetus atau pelontar kata Fashionista pertama kali ternyata bukanlah dari seorang wanita, malah seorang Pria yang berprofesi sebagai American Investigative Journalist yaitu Stephen Fried.

Stephen Fried disebut oleh DailyMail UK sebagai orang yang pertama kali mencetuskan kata ‘fashionista’. Stephen Fried pertama kali mengeluarkan kata ini ketika ia menulis sebuah buku Thing of Beauty: The Tragedy of Supermodel Gia Carangi.

Ada juga kesalahpahaman terhadap pemaknaan ini. New York Times pernah membuat sebuah pembahasan tentang pendapat orang tentang makna kata ini, dimana desainer Donatella Cersace pernah mengatakan ‘saya adalah fashionista dan saya bangga atas itu’.

Sedangkan seorang fashion editor Polly Mellen menganggap bahwa fashionista berarti korban fashion. Mungkin maksudnya jelas, yaitu seseorang yang hobby shopping busana sesuai trend masa kini.

Dilansir oleh DailyMail dan The Atlantic, Stephen merasa ‘menyesal’ telah merusak bahasa saat menuliskan biografi tentang Gia. Ia juga menambahkan bahwa wajar jika kata tersebut tumbuh dengan seiring waktu dan siapa yang menggunakan.

Meskipun seperti itu, ia merasa bahwa sangat tidak adil jika kata tersebut digunakan untuk ‘mengutuk’ seseorang yang menjadi ‘korban fashion’. Kami pun sependapat seperti Stephen Fried, sungguh sangat melenceng dari arti kata sesungguhnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *