Djarot Dapat Dana Operasional Rp 4 M Tiap Bulan

Djarot Kantongi Rp 4 M Dana Operasional Tiap Bulan

Djarot Dapat Dana Operasional Rp 4 M Tiap Bulan, terbilang baru menjabat sudah dapat kabar heboh. Presiden Joko Widodo yang melantik pada Kamis (15/6) lalu, Djarot Saiful Hidayat dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok yang divonis hukuman 2 Tahun penjara.

Selama menjadi Gubernur DKI hingga bulan Oktober 2017, Djarot tidak didampingi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta. Lalu, berapa kira-kira dana operasional yang didapat oleh Djarot tiap bulannya ?

“Jumlahnya itu kan pengalinya 0,15 persen dari PAD (Pendapatan Asli Daerah). Kalau dirata-rata Rp 4 miliar lah,” kata Sekda DKI Jakarta

Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017). Menurut Saefullah, jumlah yang didapat oleh Djarot tersebut bukan karena dia menjadi Gubernur tanpa adanya Wagub.

Jumlah tersebut, kata Saefullah, karena Djarot sudah menjadi gubernur definitif. Untuk penggunaan dan alokasi dana tersebut, semua tergantung Djarot.

“Semuanya itu beliau berhak. Kalau dia (Djarot) mau pakai semuanya itu boleh,” terang Sekda.

Saefullah juga menjelaskan tidak ada larangan pada Djarot dalam menggunakan dana operasionalnya. Untuk pembagian porsi dari dana operasional pun semua tergantung Djarot.

“Boleh saja (untuk beli apapun). Kepala daerah kan tanggung jawabnya 24 jam, saya pikir undang-undang bilang begitu, mau bilang apa lagi,” tutur Saefullah.

“Kalau sudah rezekinya mau bilang apa ? Ya digunakan,” tutupnya.

Di Istana Negara, acara pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Djarot sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Deputi Bidang Administrasi dan Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Setiawan.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan didampingi rohaniwan. Sumpah ini dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.

Prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan petikan Keputusan Presiden Nomor 76p Tahun 2017 tentang pengangkatan sebagai gubernur definitif tersebut kepada Djarot di Istana Merdeka, Jakarta.

Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat. Turut hadir dalam prosesi itu, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, jajaran menteri Kabinet Kerja hingga jajaran DPRD DKI Jakarta.

Apa pun kabar yang beredar, kami mengucapkan selamat kepada Pak Djarot yang telah dilantik menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta. Semoga dengan waktu sangat singkat, dapat berikan manfaat besar untuk masyarakat DKI Jakarta.

Menurut Pemprov DKI Ada Wacana Pengurangan Pasukan Oranye

Pasukan Orange Akan Dikurangi Oleh Pemprov DKI Jakarta

Menurut Pemprov DKI Ada Wacana Pengurangan Pasukan Oranye, apakah benar akan terjadi seperti itu ? Kalau menurut Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI Jakarta, menyatakan bahwa memang ada wacana mengurangi jumlah personel petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau dikenal sebagai pasukan oranye.

Pertimbangan itu diambil karena pasangan Gubernur – Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno sangat inginkan masyarakat mengelola sampah secara mandiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta Gamal Sinurat. Gamal mengatakan pengelolaan sampah lingkungan akan dilakukan masyarakat sendiri.

“Dinas Lingkungan Hidup memberikan penguatan terhadap regulasi yang ada, regulasi untuk pengelolaan sampah lingkungan. Kalau itu sudah berjalan dengan baik, kan nggak perlu banyak PPSU,” kata Gamal di sela rapat dengan tim sinkronisasi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

“Jadi PPSU itu ke depannya nggak perlu sebanyak ini karena masyarakat mengelola sendiri (sampah mereka),” lanjutnya.

Gamal belum bisa memastikan berapa jumlah PPSU yang akan dikurangi. Lantaran saat ini pihaknya masih harus menguatkan regulasi program pengelolaan sampah.

“Belum ada angka, belum sampai ke situ. Makanya ini penguatan regulasinya dulu. Pastikan bahwa regulasi itu dilaksanakan dengan benar, pengelolaan sampah lingkungan oleh mandiri, oleh warga,” tuturnya.

Sementara itu, hal sebaliknya disampaikan oleh anggota tim sinkronisasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Marco Kusumawijaya, benar – benar menampik akan ada pengurangan petugas PPSU. Marco memastikan program pengelolaan sampah lingkungan akan dijalankan.

“Kami menekankan pengurangan sampah pada tingkat rumah tangga. PPSU kan tidak mengurus rumah tangga, PPSU mengurus sampah ruang publik. Jadi, kalau kita bilang mengurangi sampah, apakah akan mengurangi PPSU, ya belum tentu. Kami belum tahu sampai sejauh apa,” ujar Marco saat dikonfirmasi di Balai Kota.

Apabila benar akan dibubarkan, apakah Jakarta bisa terulang lagi dengan terjadinya banjir dimana – mana ? Apa pun keputusan dari Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta 2017, semoga saja terbaik untuk masyarakat.

 

Pilgub DKI Jakarta Masuk Bursa Taruhan Tim Anies Menyayangkan

Tim Anies Sandi

Pilgub DKI Jakarta Masuk Bursa Taruhan Tim Anies Menyayangkan, entahlah apa yang ada dalam benak para kumpulan pencari keuntungan besar melalui cara haram.

Tim Anies Sandi

Serasa mereka tak punya etika dan benar – benar telah melukai demokratisasi Indonesia yang tengah dibangun secara perlahan. Bahkan Tim sukses Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sangat menyayangkannya ada pihak – pihak yang berjudi dengan putaran final Pilgub DKI Jakarta tepatnya besok tanggal 19 April 2017.

“Menurut saya nggak pantas. Kok rasanya etikanya nggak ada sama sekali yang menggunakan Pilgub jadi Taruhan,” kata juru bicara Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak, kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).

Pertarungan menuju putaran dua Pilgub DKI, menurut Naufal, sudah sangat keras. Sehingga semua pihak harusnya menjaga agar Pilkada DKI Jakarta pada esok hari berjalan dengan lancar dan damai.

“Harusnya teman – teman menghargai, proses demokrasi di Jakarta ini sudah sedemikian keras. Kita yang berjuang membuat semuanya baik. Jadi tidak ada etikanya kalau malah taruhan,” kata Naufal.

Sebelumnya diberitakan Pilgub DKI Jakarta putaran dua telah masuk dalam Bursa Taruhan di sejumlah situs judi internasional. Nama kedua pasangan calon Ahok – Djarot dan Anies-Sandi masuk Bursa Taruhan dalam kategori olah raga.

Bahkan dalam pemberitaan sebelumnya kubu Ahok – Djarot juga menyayangkan tindakan orang – orang yang mau ambil untung sendiri itu menjadikannya ajang Bursa Taruhan Pilgub DKI Jakarta.

“Ya saya kira itu bukan bagian dari proses demokratisasi yang kita harapkan. Aspek – aspek perjudian itu kan tidak relevan dengan proses demokratisasi kita. Mungkin orang yang iseng menggunakan panggung itu untuk keuntungan pribadi,” kata Jubir Timses Ahok – Djarot, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).

Pilgub DKI Jakarta Masuk Bursa Taruhan Tim Ahok Menyayangkan

Tim Ahok Djarot

Besok, tepatnya tanggal 19 April 2017, DKI Jakarta tengah bersiap diri menyongsong Pilgub DKI Jakarta. Di saat dua pasang cagub-cawagub bersaing sengit, ada saja pihak yang memanfaatkan pesta demokrasi ini sebagai ajang Taruhan apalagi melalui online, sungguh menyedihkan.

Tim Ahok Djarot

Tim Sukses atau Timses Cagub DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat (Djarot), sangat menyayangkan telah muncul pihak yang memanfaatkan momen Pilgub DKI Jakarta untuk ajang Taruhan.

Bahkan sampai masuk Bursa Taruhan di berbagai situs Bandar Internasional dan ada juga yang memasukkannya ke dalam kategori olahraga. Memang begitulah manusia, memanfaatkan momentum dan teknologi sehingga menjadikannya ajang Taruhan Online.

“Ya saya kira itu bukan bagian dari proses demokratisasi yang kita harapkan,” kata Jubir Timses Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).

Proses demokratisasi yang diharapkan yaitu bagaimana para kandidat beradu gagasan dan program untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Rupanya masih ada saja yang ingin raup keuntungan besar melalui perjudian menggunakan media Online, malah hal tersebut sangat disayangkan. Padahal masih terdapat ribuan cara lainnya untuk cari keuntungan, bukanlah melalui Bursa Taruhan Online.

“Aspek-aspek perjudian itu kan tidak relevan dengan proses demokratisasi kita. Mungkin orang yang iseng menggunakan panggung itu untuk keuntungan pribadi,” kata Toni.

Daripada sekedar bertaruh untuk siapa pemenang Pilgub DKI Jakarta, masyarakat sangat di himbau untuk menggunakan hak pilihnya di Pilgub DKI Jakarta besok. Sehingga tujuan utama pesta demokrasi untuk memilih pemimpin di Pilgub DKI Jakarta benar – benar tercapai.

“Mestinya partisipasi masyarakat dalam bentuk menggunakan hak pilihnya. Sehingga mereka ikut menentukan arah pembangunan Jakarta ke depan,” pungkasnya.

Ahmad Dhani Bangkrut ?

Path Jenk Keliin Kabarkan Ahmad Dhani Bangkrut

Ahmad Dhani Bangkrut ? Apakah benar dan sesuai kenyataan bahwa Ahmad Dhani telah bangkrut ? Kabarnya telah menyeruak ke masyarakat bahwa sang pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani bangkrut.

Path Jenk Keliin Kabarkan Ahmad Dhani Bangkrut

Melalui media sosial, merebaknya kabar bahwa Ahmad Dhani sedang Jual Rumah yang berada di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Melalui sebuah akun Instagram dengan nama pengguna @jenk_keliin mengunggah kabar tersebut di akunnya. Dari unggahan tersebut juga berisikan informasi jika setelah rumah di kawasan Pondok Indah telah Jual Rumah, Dhani akan pindah ke Cinere.

Netizen pun tak kalah heboh, sehingga mereka bersorak sorai mengomentari kabar Rumah DiJual miliknya Ahmad Dhani yang didaerah Pondok Indah.

“Aduhhh ga pernah se bahagia ini liat orang lain bangkrut ahahahahaha.. pelakor siap siap kismin lagi.. pulang ke malangbong sanaahhh”, tulis Netizen.

“Syukuriin tuh dani kualat ma istri n si muljem kualat ma majikan. dani n muljem makan tuh karma “, tambah yang lain.

Terkadang bila membaca komentar – komentar netizen bisa mengocok perut. Walau demikian, untuk kenyataan bila terjadi Ahmad Dhani Jual Rumah yang berada di Pondok Indah, semoga saja cepat dapat gantinya.

Begitulah, biasanya demi menggapai impian raih kekuasaan diranah politik, jangankan Rumah DiJual, bisa – bisa aset lainnya pun akan direlakan.

Silahkan kamu kunjungi pula Info – Info lainnya yang tak kalah menarik tentang Info Berita Pilkada. Kamu bisa temukan dan membacanya dengan mengunjungi Info Berita Pilkada.

Barometer Demokrasi Dunia Islam Itu Indonesia, Pilgub DKI Harus Aman !

Barometer Demokrasi Dunia Islam Itu Indonesia, Pilgub DKI Harus Aman

Barometer Demokrasi Dunia Islam Itu Indonesia, Pilgub DKI Harus Aman ! Oleh karena itu, sebagai bangsa terbanyak penduduk yang memeluk agama Islam, harus dapat berkepala dingin dan tidak mudah terpancing hasutan.

Terbilang sukses dalam perihal keharmonisan saat telah dilaksanakannya Pilkada Serentak 2017 diseluruh daerah Indonesia.

Oleh karena itu, tentunya semua berharap pesta demokrasi lima tahunan ini dapat berjalan dengan aman dan damai hingga hasil akhir pelantikan masing – masing kepala daerah yang terpilih.

Khususnya Pilkada DKI Jakarta, berbagai macam polemik yang terjadi selama masa kampanye membuat khawatir masyarakat.

Intelektual muda Nahdlatul Ulama Zuhairi Misrawi menyampaikan, demokrasi di Indonesia relatif dapat berjalan dengan lancar. Menurut dia, Indonesia menjadi salah satu barometer demokrasi di dunia islam.

“Indonesia adalah barometer demokrasi di dunia Islam. Kalau kita lihat secara jelas, demokrasi yang relatif berjalan baik Indonesia dan Turki,” kata pria yang biasa akrab disapa Zuhe itu dalam diskusi menyongsong pilgub DKI yang aman, damai, dan demokratis di Tebet 39, Jalan Raya Tebet, Jakarta Selatan, (13/2/2017).

Atas kondisi tersebut, dia menyampaikan bahwa Pilkada DKI Jakarta ini diharapkan dapat berjalan dengan aman dan damai.

Selain itu, Pilkada DKI Jakarta kali ini pun, kata Zuhe, bisa mendewasakan demokrasi yang ada di Indonesia. Sehingga keharmonisan membuat kenyamanan masyarakat diseluruh Indonesia.

“Pengalaman demokrasi yang terjadi di Indonesia ini akan mendewasakan dalam demokrasi. Bahwa seseorang yang akan memimpin Jakarta nanti saya kira adalah seseorang di mata warganya mempunyai kompetensi, integritas, dan rekam jejak untuk memimpin Jakarta,” imbuhnya.

Banyak sekali isu, menurut Zuhe, yang menjadi perdebatan dalam ranah publik. Salah satunya boleh-tidaknya memilih pemimpin berdasarkan kesamaan agama.

Ia pun mencoba memberikan gambaran bahwa di Mesir, Lembaga Fatwa Mesir telah mengeluarkan fatwa bahwa orang muslim boleh memilih pemimpin nonmuslim.

“Setahu saya, di Mesir, lembaga fatwa Mesir telah mengeluarkan fatwa bahwa seorang muslim boleh memilih pemimpin yang nonmuslim. Dan itu mengacu pada sejarah Islam, mengacu pada dalil-dalil. Mengapa? Karena seorang gubernur bukan seorang raja yang mempunyai kekuasaan absolut, dia bisa melakukan apa saja, tapi gubernur seorang pelayan, pejabat, seluruh kekuasaannya diawasi oleh DPRD, parlemen rakyat, dan lembaga-lembaga hukum lain,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Darussalam, salah satu relawan Anies – Sandi, menegaskan tentang komitmennya untuk Pilkada DKI Jakarta yang damai.

Ia pun menyampaikan sejak awal Anies – Sandi berupaya menciptakan situasi yang aman dan damai yang terlihat dari slogan mereka, yaitu salam bersama.

“Salam bersama itu merupakan bentuk konkrit dari kita lebih percaya bangsa ini bahwa kami melihat berbagai demo itu jauh dari potensi konflik. Justru ada kesadaran baru bahwa demokrasi itu bukan kekerasan, tapi parlemen jalanan. Ini buat saya pilihan mereka sangat konstitusional dengan melakukan gerakan jalanan yang dulu dipelopori oleh kaum muda, buruh, dan sebagainya,” ujarnya.

Sportivitas tidak hanya dibutuhkan dalam dunia olahraga semata, baiknya diterapkan dalam berbagai jenis aspek kehidupan.

Sehingga keharmonisan akan lebih bermakna mendalam dan keselarasan bersama akan terjalin. Tetap jaga sportivitas ya bila salah satu calon yang kamu jagokan untuk menjadi pemimpin tapi tidak terpilih.

Simak terus kelanjutannya dari Berita Pilkada dalam Colok Silang dengan langsung kunjungi Pilkada Serentak 2017.

 

Quick Count Pilkada Di Aceh Utara Terhenti Sementara Akibat Kendala IT !

Quick Count Pilkada Di Aceh Utara Terhenti Sementara Akibat Kendala IT

Quick Count benar – benar melengkapi keseruan pesta demokrasi Pilkada yang telah diselenggarakan saat Rabu kemarin tepatnya tanggal 15 February 2017.

Berbagai lembaga survei berebut perhatian masyarakat Indonesia dengan bergabung atau bersinergi bersama media massa online ataupun offline.

Hasil pencarian dalam mesin pencari macam Google pun meningkat sangat drastis untuk kata Quick Count. Yang membuat team Colok Silang pun ingin turut menginfokan Berita Pilkada Terbaru kepada masyarakat di Indonesia.

Pada kali ini yaitu mengenai terhambat dan bahkan terhenti sistem IT untuk Hitung Cepat atau Quick Count dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke kecamatan, kemudian seterusnya ke Desk Pilkada Aceh Utara yang berpusat di Kantor Bupati Aceh Utara pada Rabu (15/2/2017).

Hingga pukul 16.41 WIB pada hari Rabu kemarin, data Hitung Cepat belum bisa diakses oleh publik di kabupaten tersebut.

Jengkel tentu dirasakan oleh masyarakat Aceh, karena dipenuhi perasaan sangat penasaran untuk laporan dari lembaga – lembaga Survei untuk Hasil Hitung Cepat.

Kepala Humas Pemerintah Aceh Utara, Teuku Nadirsyah, membenarkan sistem jaringan untuk mengunggah data sedang bermasalah. Sehingga tim lapangan tidak bisa mengirimkan data ke kantor Bupati Aceh Utara.

“Sistemnya secara online. Ini sedang tak bisa diakses sejak pukul 15.00 WIB tadi. Awalnya bisa diakses, baru masuk data dari dua tempat pemungutan suara (TPS), setelah itu tidak bisa diakses lagi,” kata Nadirsyah.

Dia menjelaskan, tim teknologi informasi Pemerintah Aceh Utara sedang berupaya memperbaiki sistem upload data tersebut.

“Mungkin karena over kapasitas, terlalu banyak data yang sekaligus masuk, sehingga tak eror. Ini sedang diperbaiki, dicoba per TPS masing – masing kecamatan terpisah, semoga bisa segera selesai,” terangnya.

Secara umum, kata Nadirsyah, pelaksanaan pencoblosan dalam Pilkada Aceh Utara berlangsung lancar.

“Tidak ada kendala berarti,” pungkasnya. Kemeriahan pesta demokrasi dalam Pilkada Aceh berjalan lancar dan nyaman.

Nantikan kabar dan Berita Pilkada selanjutnya dengan kamu pantau terus Colok Silang. Simak juga info lainnya dalam Pusat Info.

Tiada Insiden Yang Signifikan Saat Pilkada Serentak Kata Kapolri !

Tiada Insiden Yang Signifikan Saat Pilkada Serentak Seluruh Daerah Indonesia

Rabu, 15 February 2017 merupakan hari yang mendebarkan penuh tanda tanya apakah akan lancar dan aman juga nyaman saat menentukan pilihan kepala dan wakil kepala daerah dari 101 daerah di Indonesia.

Bukan hanya masyarakat biasa yang turut memikirkan kenyamanan dan ketenangan saat Pilkada kemarin. Rupanya saat team Colok Silang bertemu dengan teman – teman dari Brimob yang mengamankan daerah Pluit pun lega karena tiada insiden macam bentrokan.

Tiada Insiden Yang Signifikan Saat Pilkada Serentak

Melalui situs KompasDotCom, Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyatakan, tidak ada insiden yang signifikan selama pencoblosan dan penghitungan di tempat pemungutan suara (TPS) di 101 daerah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (pilkada).

Menurut Tito, keamanan dan ketertiban tak akan tercipta tanpa kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. Kenyamanan pun akan dapat dirasakan oleh masyarakat bila keharmonisan terjaga.

“Sekadar bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pilkada di 101 wilayah secara umum aman, dan ini semua saya kira berkat kerja sama semua pihak, terutama masyarakat sendiri yang telah lebih dewasa dalam berdemokrasi,” kata Tito di Polrestro Tangerang Kota, Kamis (16/2/2017).

“Kemudian kedewasaan dari pasangan calon, partai politik, serta masyarakat pendukungnya,” sambung dia.

Puncak pilkada yang telah dilalui serentak pada Rabu (15/2/2017), kata Tito, merupakan buah kerja sama antara semua instansi yang bertanggung jawab di dalamnya, yakni KPU, jajaran Bawaslu, jajaran TNI dan Polri, pemerintah, dan semua pihak pendukung.

Tito mengakui adanya kendala dalam penyelenggaraan pilkada di sebagian kecil daerah. Namun, menurut dia, kendala tersebut lebih terkait faktor geografis dan cuaca.

Ia mencontohkan pilkada di Sangihe, Sulawesi Utara. Pemungutan suara di sana baru dilaksanakan hari ini lantaran buruknya cuaca dan tingginya ombak sehingga distribusi surat dan kotak suara ditunda.

“Insiden yang signifikan tidak ada, walau ada beberapa wilayah yang belum pemungutan suara itu di desa terpencil, terutama seperti Papua karena geografi pegunungan tidak ada sehingga harus ditanggul oleh anggota polisi dan TNI untuk mencapai desa tersebut,” ujar Tito.

Kapolri mengatakan, dari segi keamanan dan pelaksanaan, Pilkada di Papua Barat, Aceh, dan DKI Jakarta memang menjadi perhatian khusus Polri.

Keamanan dan ketenangan akan terbentuk dengan sendirinya merupakan keinginan bersama wujudkan demokrasi yang selaras dan harmonis.

Simak kelanjutan Berita Pilkada dengan kamu datang dan cek kembali. Bila kamu ingin lebih mudah, dapat langsung kunjungi Info Berita Pilkada.

Hasil Quick Count Pilkada Bekasi 2017 Ahmad Dhani Kalah !

Hasil Quick Count Pilkada Bekasi 2017 Ahmad Dhani Pupus

Hasil Quick Count Pilkada Bekasi 2017, pada hari Rabu kemarin tepatnya tanggal 15 February 2017 sebanyak 101 daerah di Indonesia telah serempak menggelar pemilihan kepala daerah.

Tak terkecuali di Kabupaten Bekasi, yang mana salah satu Calon Wakil Bupati yang ikut bertanding ialah Ahmad Dhani.

Hasil Quick Count Pilkada Bekasi 2017 Ahmad Dhani Kalah

Menjadi sorotan ke dua oleh team Colok Silang, karena selain dari sisi ke artisannya tapi melainkan khusus akan janji dari Ahmad Dhani bila terpilih.

Begitulah seorang yang punya kabar sensasional dan kontroversial, Ahmad Dhani menjanjikan kepada warga Bekasi bila terpilih jadi Wakil Bupati Kabupaten Bekasi maka akan datangkan artist Red Hot Chili Papers.

Walau demikian, nampaknya hal tersebut harus di ikhlaskan hanya dalam angan. Karena rupanya Ahmad Dhani harus menahan diri untuk menduduki kursi wakil bupati Bekasi.

Kok bisa begitu sih ? Ya telah dipastikan melalui Hasil Quick Count dari pasangan calon petahana Neneng Hasanah Yasin – Eka Suria Atmaja sukses memperoleh suara sebanyak 43,28 persen atau mengungguli pasangan Sa’duddin – Ahmad Dhani yang berada di posisi kedua dengan total suara 25,05 persen.

Seterusnya, pasangan Obon Tabroni – Bambang Sumaryana berada di peringkat ketiga dengan perolehan suara 15,87 persen.

Disusul oleh pasangan Meiliana Kartika Kadir – Abdul Kholik yang mendapat 9,12 persen suara dan terakhir pasangan Iin Farihin – KH. Mahfud memperoleh 6,68 persen suara.

“Kami menggunakan metode random sampling, dengan margin error kami lebih – kurang 1 persen,” demikian ucap Supervisor Jaringan Survei Indonesia JSI Adiyaksa Norman, Rabu (15/2).

Quick Count Pilkada Bekasi 2017 Ahmad Dhani Kalah

Hasil Hitung Cepat dari lembaga survei JSI itu sendiri setidaknya update hingga pukul 17.00 WIB dengan total suara masuk sebanyak 97,85 persen dari 230 tempat pemungutan suara.

Tempat – tempat pemungutan suara itu tersebar di 23 kecamatan. “Dari seluruh yang diambil, partisipasi pemilih mencapai 56,7 persen,” ucap Norman.

Menanggapi hasil hitung cepat itu, Neneng Hasanah mengucapkan rasa syukur. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras,” kata Neneng.

Khusus kamu pemerhati dan penikmat Berita Pilkada, rajin – rajin kunjungi kembali Colok Silang. Silahkan langsung kamu baca – baca dalam Info Berita Pilkada.

Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Pertama !

Hasil Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Pertama !

Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Pertama, hasil sementara berdasarkan situs KompasDotCom bahwa pasangan cagub Agus – Sylvi telah tereliminasi.

Berikut ini terdapat hasil Quick Count dari lima lembaga survei berbeda. Kelima lembaga survei yang telah melaksanakan Hitung Cepat Pilkada DKI Jakarta 2017 menyelesaikan proses penghitungan pada Rabu (15/2/2017) petang.

Hasil Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Pertama

Kelima Hasil Hitung Cepat atau Quick Count yang dirangkum KompasDotCom yaitu berasal dari lembaga survei Cyrus Network, Litbang Kompas, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), PolMark Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dibawah ini lebih lengkapnya untuk hasil Hitung Cepat untuk ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta:

  • Cyrus Network
    Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni: 17 persen
    Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 43,9 persen
    Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 39,2 persen.
  • Litbang Kompas
    Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni: 17,37 persen
    Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 42,87 persen
    Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 39,76 persen.
  • LSI
    Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni: 16,9 persen
    Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 43,2 persen
    Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 39,9 persen.
  • PolMark Indonesia
    Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni: 19,1 persen
    Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 41,2 persen
    Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 39,7 persen.
  • SMRC
    Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni: 16,7 persen
    Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 43,1 persen
    Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 40,2 persen.

Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Pertama

Hasil Hitung Cepat bukanlah hasil real atau yang sebenarnya untuk penghitungan perolehan suara Pilkada DKI Jakarta.

Proses rekapitulasi suara Pilkada DKI Jakarta akan dilaksanakan oleh KPUD DKI Jakarta dari tanggal 16 sampai 27 Februari 2017, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak KPUD.

Metode dan sebaran sampel masing – masing lembaga survei Quick Count memiliki cara yang berbeda – beda. Begitu pula dengan teknik pengolahan data hingga memunculkan hasil akhir seperti yang tertera di atas.

Khusus kamu yang terus penasaran untuk hasilnya, akan kami update kembali dalam kategori Info Berita Pilkada. Oleh karena itu, kamu terus kunjungi lagi dalam Info Berita Pilkada.