Hutang Bos First Travel Mencapai Angka Rp 654 M

Colok Silang – Sejak pembukaan posko yang dilakukan oleh Bareskrim Polri dan Kementrian Agama dalam kasus First Travel, sudah sekitar 500 orang yang mengadu , dan kemungkinan besar jumlah tersebut akan terus bertambah.

Dari hasil penyelidikan kepolisisan , dari total 70 ribu jemaah haji yang mendaftarkan diri dan sudah membayar uang untuk perjalanan umrah hanya sekitar 35 ribu jemaah yang baru diberangkatkan oleh First Travel . Diperkirakan First Travel sudah mengantongi uang jemaah sejumalah Rp 550 Miliar.

” Kita masih menyelidiki kasus ini secara mendalam ,” ungkap Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto di acara pemusnahan barang bukti di Garbage Plan , Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng , Selasa ( 19/8 ).
Fakta dari kasus ini terus bermunculan.Ternyata utang dari bos First Travel ini Menumpuk sampai Rp 654 M.Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan bahwa First Travel juga mempunyai utang sekitra Rp 24 Miliar di Hotel penginapan di Mekkkah dan Madinah periode 2015 sampai 2017.

Polisi telah menyita barang berharga seperi 4 mobil mewah , rumah mewah di Sentul City serta beberapa buku tabungan milik bos First Travel ini. Tetapi ,polisi mengatakan bahwa dari 8 buku tabungan yang disita hanya ada 1 yang mempunyai saldo dan jumlah nya hanya Rp 1,3 juta Rupiah , untuk barang pribadi nya sendiri sudah menjadi jaminan untuk hutang nya. Semua kekayaan dan harta milik bos First Travel ini tentunya akan menjadi jaminan hutang bagi dia

Adik dari Bos First Travel ini juga menjadi tersangka namanya Siti Nuraidah alias Kiki Hasibuan yang menjabat sebagai seorang direktur keuangan , usai ditetapkan menjadi tersangka tentunya harta kekayaan milik Kiki diamankan juga oleh Polisi seperti 1 Rumah Mewah dan 5 mobil .

Dan juga dikabarkan bahwa Bos First Travel ini juga mempunyai hutang kepada 1 orang yang belum diketahui nama nya jumlah hutang nya juga tidak lah kecil hampir mencapai Rp 80 Miliar apakah benar utang dari Bos Travel ini sebanyak yang dibicarakan ?

Kita lihat saja nanti perkembangan dari kasus ini apakah akan ada tersangka baru lagi atau kasus ini akan terus berlanjut.

Notes ( Hidup Sederhana lebih bahagia dari pada hidup yang mewah dengan mengambil keuntungan dari orang lain ) Jry

Tiada Salah Pelihara Ayam Di Rumah !

Tiada Salah Pelihara Ayam Di Rumah

Wah, bukan maksud menyarankan kamu pelihara ayam dalam rumah ya. Kami akan menyarankan untuk pelihara ayam dipekarangan rumah.

Mengapa kami sarankan untuk kembali pelihara ayam dipekarangan rumah seperti jaman kakek dan nenek masih pada muda ?

Memang ternyata kembali mengikuti gaya hidup atau lifestyle seperti kembali ke alam, lebih menyehatkan. Sehingga hal tersebut memicu warga ibukota DKI Jakarta mulai pelihara ayam dipekarangan rumah.

Selain mengonsumsi makanan dan minuman organik, tren urban farming atau memproduksi makanan dari pekarangan rumah sendiri juga mulai menjadi tren.

Selain menanam sayur mayur dan buah-buahan, beternak ayam mungkin menjadi ide yang tak kalah menarik. Ya, siapa yang tidak tergiur mengonsumsi telur dan daging ayam segar hasil ternak sendiri ?

Ayam menjadi salah satu unggas favorit untuk diternakan. Pasalnya kamu tak perlu modal besar untuk memulai dan relatif mudah perawatannya.

Kamu bisa memulainya dengan membeli dua anak ayam betina dan satu pejantan dan simpan di sebuah wadah kotak dan lampu penghangat.

Sembari menunggu anak ayam tumbuh besar, kamu bisa menyiapkan kandang yang permanen dan aman juga yang mudah dibersihkan oleh kamu atau anggota keluarga lainnya.

Beberapa hal dibawah ini perlu kamu perhatikan saat ingin memulai pelihara ayam dipekarangan rumah. Silahkan kamu simak secara perlahan.

1. Perhatikan Risiko Kotoran dan Bunyi Bising Ayam;

Hal penting yang perlu kamu lakukan sebelum membuat kandang, yaitu pertama perlu pastikan pekarangan kamu cukup layak untuk lingkungan kandang ayam.

Analisis dampak lingkungan yang akan terjadi (AMDAL) adalah hal utama yang perlu diperhitungkan. Apakah limbah atau kotoran dari ayam akan mengganggu lingkungan sekitar atau tidak.

Pasalnya ayam adalah hewan peliharaan yang mengeluarkan bau dan kotoran yang cukup menyengat. Pastikan tetangga kamu tidak terganggu dengan risiko ini.

Jagalah kebersihan kandang dan pekarangan rumah supaya tetap bersih dan nyaman untuk bersantai.

Selain itu, ayam juga kerap mengeluarkan suara khas yang bisa mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal. Jika posisi pekarangan cukup luas dan jauh dari tetangga maka risiko ini bisa teratasi.

2. Membuat Kandang;

Untuk membangun kandang ayam, kamu harus menyiapkan bahan utama seperti kayu atau bambu. Bahan – bahan tersebut tidak harus baru.

Namun tidak ada salahnya dibuat menarik dengan cara mengecat dengan kombinasi warna yang cerah. Sehingga akan nikmat untuk dipandangi melepas lelah dan stress dalam beraktivitas.

Kemudian pastikan kamu bikin kandang seperti rumah panggung, untuk hindari hewan pengerat dari dalam tanah untuk makan ayam yang kamu pelihara

Untuk desain bisa disesuaikan dengan luas pekarangan dan kebutuhan ayam, yaitu masa bertelur dan pembesaran.

Menurut American Veterinary Medical Association, kandang yang ideal harus memenuhi kebutuhan hidup ayam seperti luas 0,2 meter persegi untuk satu ekor ayam betina, dan 0,4 meter persegi untuk satu ekor ayam pejantan.

Siapkan ventilasi yang baik dan letakkan kotak pengeraman telur di tempat paling bawah dan paling tertutup di kandang.

3. Perawatan Ayam;

Tentunya pertumbuhan ayam yang sehat dan ideal adalah dilepas dari kandangnya ketika pagi hari dan dimasukkan lagi ke dalam kandang ketika sore menjelang.

Akan tetapi, bila tiada banyak waktu yang cukup minimal keluarkan mereka dari kandangnya di pagi hari. Tujuannya supaya ayam tidak stres.

Perawatan kandang ayam juga cukup mudah, hanya membersihkan kandang dari kotoran dan semprotkan obat serangga secara rutin.

Jika malas membersihkan kotoran ayam, bisa cukup dengan menyemprotnya dengan cairan pengurai bakteri seperti EM4 supaya kotoran tidak bau atau terfermentasi.

Rumah Dibangun Hanya 14 Hari Diresmikan Perumnas

Rumah Dibangun Hanya 14 Hari Diresmikan Perumnas

Kabar Terkini Property Indonesia belum lama ini dari Perumnas, tepatnya pada hari Selasa tanggal 17 July 2017 bahwa telah diresmikannya rumah contoh yang dibangun dengan sistem prefabrikasi atau precast.

Solusi tercepat untuk pembangunan rumah menggunakan sistem prefabrikasi, sehingga konstruksi dasar rumah bisa dibangun dalam waktu tiga jam.

Setelah konstruksi dasar rumah telah berdiri, maka penyelesaiannya untuk pembangunan rumah tersebut memakan waktu sekitar kurang dari dua minggu.

Karena waktu pembangunan cukup singkat, Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Galih Prahananto mengharapkan, rumah precast ini mampu mendorong pengembangan Sejuta Rumah.

“Ide awal precast ini adalah karena target pembangunan tiap tahun tinggi. Jadi kalau target sekarang 27.000 unit, suatu saat nanti mungkin 100.000 unit per tahun. Berdasarkan keinginan pemerintah, sumbangsih sejuta rumah besar,” ujar Galih pada jumpa pers di Kantor Perumnas Regional III di Klender, Jakarta Timur, Selasa (18/7/2017).

Dia mengatakan, Perumnas telah diberi mandat pemerintah untuk menjadi pengembang perumahan nasional. Sehingga mencari cara alternatif untuk pembangunan cepat namun dengan hasil terbaik.

Hal ini mengingat kebutuhan perumahan rakyat masih sangat besar mencapai 11 juta unit dengan penambahan kebutuhan rumah tiap tahun sebesar 800.000 unit.

Dengan demikian, kecepatan pembangunan rumah dibutuhkan untuk mengejar pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah.

“Kelebihan precast ini masa konstruksinya sangat singkat, sekitar dua minggu, bahkan bisa lebih cepat dari itu,” jelas Galih.

Dia menambahkan, selain unggul dalam kecepatan, pembangunan rumah precast juga memangkas penggunaan tenaga kerja. Galih mengatakan, pengurangan tenaga kerja bisa mencapai 50 persen.

Semoga saja ya walau pembangunan rumah untuk memenuhi kebutuhan Property Indonesia, dapat memberikan hasil terbaik dan jadi solusi untuk masyarakat yang butuh Rumah Murah.

Habitat Gandeng Intiland Bangun 25 Rumah Layak Huni

Bantuan CSR Untuk Warga Desa Saga Kabupaten Tangerang

Kabar Property Indonesia Terkini datang dari Kabupaten Tangerang pada tanggal 5 Agustus 2017, tepatnya kemarin hari Sabtu.

Rumah layak huni yang akan dibangun sebanyak 25 unit oleh pengembang properti PT Intiland Development Tbk melalui Yayasan Intiland atau Intiland Foundation diserahkan bantuan kepada warga kampung, Desa Saga, Kabupaten Tengerang.

Bantuan tersebut diberikan kepada warga kampung Desa Saga, merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Intiland Teduh.

Dalam pelaksanaan program ini, Intiland Foundation menggandeng lembaga nirlaba Habitat For Humanity Indonesia yang fokus pada pembangunan rumah layak huni.

“Program ini memberi peluang untuk masyarakat agar dapat menikmati hidup nyaman. Fokus kami adalah masyarakat yang berada di sekitar atau ring 1 proyek kami,” ujar Sekretaris Perusahaan Intiland sekaligus Head of CSR Intiland Theresia Rustandi di lokasi, Sabtu (5/8/2017).

Dia mengatakan, Kampung Pekong diidentifikasi berada di ring 1 proyek Intiland di Balaraja Timur, yaitu Perumahan Talaga Bestari.

Awalnya Theresia mengalami kesulitan menentukan lokasi pemberian bantuan sebelum akhirnya menemukan Kampung Pekong.

Hal tersebut dapat terealisasi langsung mendapatkan lokasi yang tepat untuk diberikan bantuan CSR, berkat pemetaan dari Habitat For Humanity Indonesia.

Bukan hanya pembangunan 25 rumah, bantuan yang diberikan juga berupa 1 fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). Bentuk bantuan ini ditentukan setelah adanya kajian dari Habitat terkait kebutuhan masyarakat.

“Kami juga memberi apresiasi kepada masyarakat karena yang seharusnya rumah ini diprediksi selesai 8 bulan, ini 5 bulan sudah selesai. Luar biasa gotong royongnya, saling bantu,” jelas Theresia.

Theresia sangat berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama, para warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak dengan kondisi bocor saat hujan deras dan tidak adanya toilet.

Terlebih lagi, Theresia juga berharap, rumah dan fasilitas MCK yang telah dibangun bisa dijaga oleh masyarakat sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama.

Sehingga diharapkan dengan adanya diberikan bantuan untuk warga sekitar Kabupaten Tangerang, dapat berlanjut ke daerah lainnya dan bukan hanya dari satu perusahaan saja yang beri bantuan CSR.