Tiada Insiden Yang Signifikan Saat Pilkada Serentak Kata Kapolri !

Tiada Insiden Yang Signifikan Saat Pilkada Serentak Seluruh Daerah Indonesia

Rabu, 15 February 2017 merupakan hari yang mendebarkan penuh tanda tanya apakah akan lancar dan aman juga nyaman saat menentukan pilihan kepala dan wakil kepala daerah dari 101 daerah di Indonesia.

Bukan hanya masyarakat biasa yang turut memikirkan kenyamanan dan ketenangan saat Pilkada kemarin. Rupanya saat team Colok Silang bertemu dengan teman – teman dari Brimob yang mengamankan daerah Pluit pun lega karena tiada insiden macam bentrokan.

Tiada Insiden Yang Signifikan Saat Pilkada Serentak

Melalui situs KompasDotCom, Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyatakan, tidak ada insiden yang signifikan selama pencoblosan dan penghitungan di tempat pemungutan suara (TPS) di 101 daerah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (pilkada).

Menurut Tito, keamanan dan ketertiban tak akan tercipta tanpa kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. Kenyamanan pun akan dapat dirasakan oleh masyarakat bila keharmonisan terjaga.

“Sekadar bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pilkada di 101 wilayah secara umum aman, dan ini semua saya kira berkat kerja sama semua pihak, terutama masyarakat sendiri yang telah lebih dewasa dalam berdemokrasi,” kata Tito di Polrestro Tangerang Kota, Kamis (16/2/2017).

“Kemudian kedewasaan dari pasangan calon, partai politik, serta masyarakat pendukungnya,” sambung dia.

Puncak pilkada yang telah dilalui serentak pada Rabu (15/2/2017), kata Tito, merupakan buah kerja sama antara semua instansi yang bertanggung jawab di dalamnya, yakni KPU, jajaran Bawaslu, jajaran TNI dan Polri, pemerintah, dan semua pihak pendukung.

Tito mengakui adanya kendala dalam penyelenggaraan pilkada di sebagian kecil daerah. Namun, menurut dia, kendala tersebut lebih terkait faktor geografis dan cuaca.

Ia mencontohkan pilkada di Sangihe, Sulawesi Utara. Pemungutan suara di sana baru dilaksanakan hari ini lantaran buruknya cuaca dan tingginya ombak sehingga distribusi surat dan kotak suara ditunda.

“Insiden yang signifikan tidak ada, walau ada beberapa wilayah yang belum pemungutan suara itu di desa terpencil, terutama seperti Papua karena geografi pegunungan tidak ada sehingga harus ditanggul oleh anggota polisi dan TNI untuk mencapai desa tersebut,” ujar Tito.

Kapolri mengatakan, dari segi keamanan dan pelaksanaan, Pilkada di Papua Barat, Aceh, dan DKI Jakarta memang menjadi perhatian khusus Polri.

Keamanan dan ketenangan akan terbentuk dengan sendirinya merupakan keinginan bersama wujudkan demokrasi yang selaras dan harmonis.

Simak kelanjutan Berita Pilkada dengan kamu datang dan cek kembali. Bila kamu ingin lebih mudah, dapat langsung kunjungi Info Berita Pilkada.