Tiada Nama Wayne Rooney Di Timnas Inggris

Tiada Nama Wayne Rooney Di Timnas Inggris

Tiada Nama Wayne Rooney Di Timnas Inggris, begitulah keputusan Gareth Southgate sang pelatih Tim Nasional Inggris. Wayne Rooney tidak disertakan oleh Gareth Southgate dalam daftar skuad untuk laga kontra Skotlandia, 10 Juni 2017.

Southgate lebih memilih Jermain Defoe, Harry Kane, Marcus Rashford, dan Jamie Vardy di lini depan untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa itu.

Hal ini terjadi, lantaran bukanlah pertama kalinya Southgate mencoret Rooney dalam daftar skuad. Saat 15 November 2016 lalu, sang kapten juga tidak dilibatkan dalam laga uji coba kontra Spanyol.

Adapun pada dua laga terakhir kontra Jerman, 22 Maret 2017, dan Lithuania, 26 Maret 2017, Rooney tengah menjalani pemulihan cedera lutut.

Tak ayal, masa depan Rooney bersama timnas diragukan, satu tahun menjelang Piala Dunia di Rusia. Padahal, dia berpeluang membukukan rekor penampilan karena cuma terpaut enam laga dari Peter Shilton.

Menjelang laga kontra Skotlandia, Wayne Rooney sendiri tidak menjadi topik bahasan Southgate. Sang pelatih memilih untuk memetakan persaingan di klasemen.

Kini, Inggris tengah memimpin tabel Grup F dengan koleksi 13 poin dari lima pertandingan. Terbentang jarak empat angka dengan Slowakia.

“Kami berada dalam situasi di mana kemenangan bisa sangat menguatkan posisi. Itulah target kami,” ujar Southgate.

Silahkan kamu simak dibawah ini untuk daftar pemain yang hadir untuk Timnas Inggris dalam laga kontra Skotlandia:

Penjaga gawang: Jack Butland (Stoke City), Fraser Forster (Southampton), Joe Hart (Manchester City), Tom Heaton (Burnley).

Belakang: Ryan Bertrand (Southampton), Gary Cahill (Chelsea), Nathaniel Clyne (Liverpool), Aaron Cresswell (West Ham), Ben Gibson (Middlesbrough), Phil Jones (Manchester United), Chris Smalling (Manchester United), John Stones (Manchester City), Kieran Trippier (Tottenham), Kyle Walker (Tottenham).

Tengah: Dele Alli (Tottenham), Eric Dier (Tottenham), Adam Lallana (Liverpool), Jesse Lingard (Manchester United), Jake Livermore (West Brom), Alex Oxlade-Chamberlain (Arsenal), Raheem Sterling (Manchester City).

Depan: Jermain Defoe (Sunderland), Harry Kane (Tottenham), Marcus Rashford (Manchester United), Jamie Vardy (Leicester City).

Pindah Pulang Ke Everton Pilihan Wayne Rooney

Wayne Rooney Pilih Pindah Pulang Ke Everton

Pindah Pulang Ke Everton Pilihan Wayne Rooney, menurut kami merupakan pilihan yang sangatlah tepat. Dengan begitu, kisah sang legenda hidup yang besar namanya di Manchester United akan berlanjut.

Akhirnya, Wayne Rooney telah menyetujui kontrak dua tahun yang ditawari oleh The Toffees, Everton ketika hari Minggu tepatnya 9 July 2017 siang hari kemarin waktu setempat.

“Wayne telah menunjukkan kepada saya bahwa dia memiliki ambisi dan mentalitas yang kami perlukan. Dia tahu bagaimana untuk meraih gelar dan saya senang dia memutuskan untuk kembali,” kata manajer Ronald Koeman.

“Dia mencintai Everton dan dia sangat berhasrat untuk kembali. Dia masih berusia 31 tahun. Saya juga tidak meragukan kualitasnya. Hal yang fantastis memiliki dia di sini,” ujar Koeman menambahkan.

Ketika 2004, Wayne Rooney merupakan pemain binaan Everton. Saat itu dirinya masih berusia 19 tahun, keputusan pindah ke Manchester United pun mantap saat usia dirinya muda, kemudian menjadikan dirinya legenda hidup.

Dia dianggap legenda karena mengabdi di Old Trafford selama 13 musim. Dalam periode tersebut, Rooney mengoleksi berbagai gelar bergengsi termasuk lima gelar Premier League.

Dalam beberapa musim terakhir, Rooney sering berada di bangku cadangan. Bahkan, dia hanya mampu mengoleksi lima gol dari 25 penampilan di Premier League yang merupakan rekor gol dan penampilan terminimnya sepanjang karier di Liga Inggris.

Maka dari itulah, demi menyelamatkan karirnya, keputusan tepat diambil oleh Wayne Rooney lebih memilih untuk pindah pulang ke Everton.

Tentunya begitu, biar dimana pun dirinya bermain untuk team apa, dirinya tetap ditunggu – tunggu berlaga dilapangan oleh para fans beratnya.

Musim 2017 – 2018 Liga Italia Akan Memakai Teknologi Canggih

Liga Italia Akan Pakai Teknologi Canggih Musim 2017-2018

Musim 2017 – 2018 Liga Italia Akan Memakai Teknologi Canggih, pastinya bisa menambah daya tarik para penggemar sepakbola untuk menyaksikan.

Video Assistant Referees (VAR) merupakan teknologi canggih yang telah dipastikan akan terpakai untuk kasta tertinggi Liga Italia di setiap pertandingannya.

Seperti dikutip SuperBall.id dari Football Italia, Minggu (11/6/2016), teknologi VAR akan digunakan mulai musim 2017-2018. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Carlo Tavecchio, mengatakan nantinya biaya untuk menyediakan semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk teknologi itu akan ditanggung oleh pengelola liga.

“Kami akan butuh ruangan terpisah untuk VAR dan setidaknya delapan kamera televisi yang mengikuti pergerakan,” ujar Tavecchio.

“Pihak Lega Seria A akan menanggung biayanya yang sekitar dua juta euro,” pungkasnya.

Dengan diterapkannya VAR, wasit garis gawang nantinya juga tidak akan dipakai lagi. VAR merupakan teknologi yang digunakan wasit untuk membantu membuat keputusan melalui rekaman video.

Sebelumnya VAR sudah digunakan dalam beberapa laga uji coba dan ajang Piala Dunia U-20 serta Piala Dunia antarklub. Semoga saja dengan menggunakan teknologi canggih ini, diharapkan dapat membuat laga Liga Italia menjadi lebih seru.

Apakah kemungkinan ke depannya akan menggunakan Drone juga sebagai kamera nya ? Bisa jadi malah ke depannya akan menjadi semakin canggih, karena teknologi masa kini terus berkembang pesat.

Wagub Sumbar Jamin Selesaikan Persoalan Sandra Di Hadapan Menpora

Wagub Sumbar Jamin Selesaikan Persoalan Sandra Atlet Angkat Berat

Wagub Sumbar Jamin Selesaikan Persoalan Sandra Di Hadapan Menpora, semoga saja teralisasi secepatnya. Sehingga tiada lagi ada atlet yang terhambat rintangan finansial demi beri prestasi untuk Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (menpora) Imam Nahrawi mengunjungi sasana tempat berlatih Sandra Diana Sari. Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit merespons positif.

Sandra menjadi buah bibir belakangan ini. Atlet angkat berat dari Padang itu mengamen di jalan raya demi mendapatkan dana untuk tampil di Kejuaraan Nasional di Medan pada bulan Agustus 2017.

Jarak dari Padang ke Medan diperkirakan 19 jam via jalur darat dan memang masih berada di kepulauan Sumatera. Namun, yang menjadi sorotan adalah ironisnya prestasi Sandra dengan cara dia mendapatkan dana untuk bisa berprestasi. Sandra adalah juara Asia angkat berat 53 kilogram.

Sandra seolah ingin mengingatkan Pengurus Provinsi PABBSI Sumatera Barat jika mereka memiliki atlet potensial. Peristiwa itu pun ramai diperbincangkan dan direspons Menpora Imam.

Imam mendatangi sasana angkat berat tempat Sandra berlatih, Family Barbell Club di Komplek Cendana Koto Kaciak, Blok D No. 3, Padang Selatan, Sumatera Barat, Minggu (28/5/2017).

Setelah menemui Sandra, Imam yang didampingi Staf Khusus Menpora Bidang Olahraga Taufik Hidayat mengajak bicara Wagub Sumbar Nasrul Abit, Bupati Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan, Kadispora Sumbar Priadi Syukur, Rektor UNP Ganefri, Ketua KONI Sumbar Syaiful, dan Ketua Harian PABBSI Edwarsyah.

“Saya senang hari ini bisa bertemu Sandra, pelatih, manajemen klub, Pak Wagub, Pak Kadispora, Ketua KONI, Pengurus PABBSI, semua unsur-unsur pembinaan olahraga provinsi. Ini menunjukkan perhatian yang amat dari pemerintah pusat kepada potensi atlet,” kata Imam dalam rilis kepada detikSport.

“Saat ini, di awal Ramadhan saatnya tabayun, mempertemukan kita semua untuk menjelaskan segala duduk permasalahan. Perlu dipahami bahwa urusan apa saja apalagi menyangkut keuangan itu ada mekanisme yang harus dilalui.

Saya minta Pak Wagub atas nama Gubernur dan pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk dapat segera menyelesaikan segala persoalan yang ada agar potensi atlet tetap terjaga dan berkembang,” ujar politisi PKB itu.

Sementara Wagub Sumbar Nasrul Abit mendengarkan harapan Menpora, langsung merespons positif. Dia berjanji untuk lebih peduli dengan potensi yang dimiliki atlet-atlet Sumbar.

“Siap, saya akan selesaikan persoalan yang ada agar Sandra dan potensi-potensi atlet lainnya di Sumatera Barat tetap terperhatikan dan terbina dengan baik,” ucapnya.

Telah Meninggal Dunia Nicky Hayden

Telah Meninggal Nicky Hayden

Telah Meninggal Dunia Nicky Hayden, salah seorang legenda dalam dunia MotoGP. Mantan juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden meninggal dunia di usia 35 tahun, setelah mengalami kecelakaan di Italia Rabu pekan lalu.

Betapa kehilangannya keluarga, teman, dan fans – fansnya. Nicky Hayden beberapa waktu yang lalu telah ditabrak oleh sebuah mobil, sedangkan Nicky lagi bersepeda di Rimini, dan mengalami cedera kepala juga trauma dada yang parah.

Hayden dilarikan ke rumah sakit setempat sebelum dipindahkan ke ruang ICU di rumah sakit di Cesena, di mana dokter memastikan bahwa dia mengalami kerusakan otak,setelah itu Hayden terus dalam kondisi kritis.

Pihak rumah sakit memberi pernyataan resmi bahwa bahwa pebalap World Superbike itu telah tiada pada Senin (22/5/2017), setelah sebelumnya beredar rumor bahwa Hayden wafat pada akhir pekan lalu ,yang lantas ditepis.

“Di lansir dari The Guardian, “Tim medis menyatakan kematian pasien Nicholas Patrick Hayden, yang telah dirawat sejak Rabu 17 Mei di ruang ICU Rumah Sakit Bufalini di Cesena, menyusul polytrauma sangat serius yang terjadi di hari yang sama”.

Kedua orang tuanya Earl dan Rose, tunangannya Jackie, kedua saudara laki-lakinya Roger Lee dan Tommy, serta dua saudra perempuannya Jenny dan Kathleen, turut serta mendampingi kematian Nicky Hayden.

Jakabaring International Circuit Di Palembang

Jakabaring International Circuit Palembang MotoGP

Jakabaring International Circuit, begitulah nama yang telah beredar mengenai pembangunan area balapan ajang MotoGP di Indonesia.

Jakabaring International Circuit Palembang MotoGP

Indonesia sebenarnya sudah ditunjuk oleh penyelenggrara MotoGP yaitu Dorna Sports pada tahun 2017 di Sirkuit Sentul International sebagai tuan rumah MotoGP.

Namun kurangnya persyaratan yang harus dipenuhi akhirnya indonesia batal menjadi tuan rumah MotoGP dan merelakan Negara Finlandia menjadi tuan rumah pergelaran MotoGP di sirkuit Kymi.

Palembang sangat terkenal dengan sebutan kota pempek ditunjuk sebagai tempat pembangunan sirkuit MotoGP hal ini dibuktikan pada tanggal 26 dan 27 Januari 2017.

Perancang sirkuit asal Jerman, Hermann Tilke akan mendatangi kota yang berjuluk kota pempek itu untuk melihat secara keseluruhan kesiapan lokasi pembangunan sirkuit.

Mulai dari aspek Analisis Masalah Dampak Lingkungan (AMDAL), aspek hukum serta aspek pendukung lainnya. Persiapan haruslah matang dan bikinnya pun harus sesuai standar MotoGP.

Sirkuit yang akan dibuat di palembang membutuhkan lahan seluas 120 hektar dan akan memiliki 14 tikungan yang terbagi 9 tikungan ke kiri dan 5 tikungan ke kanan.

Selain itu juga, kelengkapan Jakabaring International Circuit akan ada fasilitas seperti 2 tribun penonton, yang mempunyai sudut sama untuk menyaksikan secara langsung.

Tak hanya itu, sirkuit ini juga dilengkapi 5 tribun sprit yang menghadap dengan Danau Jakabaring.

Mendapat dukungan penuh Pemprov IMI Sumatera Selatan menunjukkan niat indonesia yang bersungguh-sungguh untuk menggelar MotoGP dan kedepannya sebagai sirkuit formula 1 (F1) di Jakabaring, Palembang.

Uniknya Fakta Di Balik Gol Ronaldo Saat Lawan Atletico

Fakta Unik Dibalik Hattrick Ronaldo Ke Gawang Atletico

Uniknya Fakta Di Balik Gol Ronaldo Saat Lawan Atletico, tiada yang mengira ternyata gol – gol Ronaldo kali ini menghebohkan masyarakat dunia International.

Fakta Unik Dibalik Hattrick Ronaldo Ke Gawang Atletico

Si Charming nan baik hati yaitu Christiano Ronaldo, sinarnya semakin terang dalam karirnya didunia sepak bola International. Hal tersebut dirinya buktikan bahwa sibuk dalam kegiatan luar lapangan tetap bisa hasilkan prestasi secara professional.

Seakan dirinya tiada henti dan terus mengukir namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia. Hattrick-nya ke gawang Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions menghadirkan rekor dan sejumlah fakta menarik.

Trigol ke gawang Atletico untuk memenangkan Real Madrid 3-0 di Santiago Bernabeu, Selasa (2/5), menjadikan Ronaldo sebagai pemain pertama yang mencetak hattrick secara beruntun di fase perempat final dan semifinal Liga Champions.

Sebelumnya, penyerang 32 tahun itu sukses mencetak hattrick pada leg kedua perempat final melawan Bayern Munich. Kala itu Madrid menang 4-2 dan lolos ke semifinal berkat skor agregat 6-3.

Hattrick ke gawang Atletico menjadi rekor Ronaldo lainnya sebagai pemain pertama yang mencapai 50 gol di fase gugur Liga Champions.

Koleksi gol mantan pemain Manchester United ini sudah mencapai 52 gol khusus di fase gugur. Ronaldo jumlah total gol yang diraihnya telah terkumpul 103 gol dalam musim Liga Champions ini.

Sejauh ini Ronaldo sudah membuat 13 gol di semifinal Liga Champions. Masing-masing 10 untuk Madrid dan tiga lainnya untuk klub sebelumnya, Manchester United.

Total gol Ronaldo di Liga Champions mencapai 103 gol atau melebihi catatan gol keseluruhan Atletico di kompetisi tersebut dengan torehan 100 gol.

Belum selesai sampai di situ, bintang asal Portugal ini juga menjadi pemain pertama yang berhasil mendulang tiga gol sekaligus di semifinal setelah Robert Lewandowski pada semifinal musim 2012/2013.

Dengan peraihan total gol sang pesepak bola nan baik hati Ronaldo, berarti mensejajarkan dirinya dengan Lionel Messi sebagai pencatat tujuh hattrick atau rekor hattrick terbanyak di Liga Champions.

Atletico Hanya 100 Gol Sedangkan Ronaldo Telah 103 Gol

Atletico Cetak 100 Gol Sedangkan Ronaldo 103 Gol Dalam Liga Champions

Atletico Hanya 100 Gol Sedangkan Ronaldo Telah 103 Gol, suasana lapangan hijau laga Final Liga Champions telah terbayangkan setelah Christiano Ronaldo berikan 3 gol dalam laga leg pertama semifinal.

Atletico Cetak 100 Gol Sedangkan Ronaldo 103 Gol Dalam Liga Champions

Tampil sangat spektakuler, Cristiano Ronaldo menciptakan hattrick ketika Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Selasa (2/5) malam waktu setempat.

Hal tersebut mengukuhkan sang CR7 sendiri kini punya koleksi gol lebih banyak di Liga Champions dibanding Los Colchoneros.

Sebelum pertandingan leg pertama dini hari tadi, Ronaldo telah menciptakan rekor sebagai pemain pertama yang mampu menciptakan 100 gol di pentas Liga Champions.

Dalam laga Liga Champions kali ini, pemain asal Portugal telah berikan Tambahan tiga gol ke gawang Atletico menjadikan 103 gol telah didapatkan olehnya.

Selanjutnya kira – kira akan bertambah berapa gol lagi ya akan diraih oleh sang pemain yang sangat spektakuler Christiano Ronaldo ?

Dikutip dari Mister Chip, Ronaldo kini sudah memiliki torehan gol Liga Champions dibanding Atletico secara keseluruhan. Dalam sejarahnya, rival satu kota Madrid itu baru mencetak 100 gol di ajang Liga Champions.

Top scorer sepanjang masa Atletico di kompetisi Liga Champions adalah Antoine Griezmann yang baru mencetak 14 gol, disusul Diego Costa dengan delapan gol, Raul Garcia tujuh gol, Saul Niguez enam gol, dan Milinko Pantic dengan lima gol.

Data Sky Sports menunjukkan Ronaldo kini sudah mengoleksi 54 gol kandang Liga Champions. Jumlah itu dua gol lebih banyak daripada yang diciptakan bintang Barcelona: Lionel Messi.

Untuk rekor di pertandingan semifinal, Ronaldo juga memegang rekor pencetak gol terbanyak. Dari 18 penampilan di semifinal Liga Champions, Ronaldo sudah mencetak 13 gol.

“Pertandingan yang sempurna, kami memliki keunggulan (tiga gol), namun ini belum berakhir. Atletico sangat bagus dan kami harus berhati-hati pada pertandingan berikutnya,” ujar Ronaldo usai pertandingan.

Zinedine Zidane, sebagai pelatih Madrid, mengakui dirinya tidak terkejut dengan hattrick yang diciptakan Ronaldo. Pelatih asal Perancis itu mengatakan mencetak gol sudah menjadi tugas Ronaldo.

“Tugas Ronaldo memang sebagai pencetak gol. Ia adalah pemain yang unik. Tapi semua pemain telah menampilkan permainan brilian,” tutur Zidane seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Tetaplah rendah hati layaknya ilmu padi ya, Christiano Ronaldo. Kami disini terus mendukungmu dan turut doakan selalu sukses.

Pertempuran Belum Usai Christiano Ronaldo Tampil Luar Biasa

Pertempuran Belum Usai Christiano Ronaldo Luar Biasa

Pertempuran Belum Usai Christiano Ronaldo Tampil Luar Biasa, para penggemar bersorak sorai atas kemenangan besar dalam laga leg pertama Semi Final Liga Champions.

Pertempuran Belum Usai Christiano Ronaldo Luar Biasa

Pada akhirnya, Real Madrid telah meletakkan satu kakinya di final Liga Champions musim ini usai mengalahkan Atletico Madrid di leg pertama semifinal, Selasa (2/5). Namun bek Los Blancos Raphael Varane, mengingatkan rekan-rekannya agar tak lantas jemawa.

Berkat tampil luar biasa, Christiano Ronaldo antarkan Real Madrid menang 3-0 atas rival sekota, Atletico Madrid, di Santiago Bernabeu. Ronaldo berikan 3 buah gol untuk patenkan kemenangan Real Madrid.

Gol pertama Ronaldo tercipta lewat sundulan di babak pertama dan dua gol lewat sepakan keras di babak kedua. Walau demikian, terjadi kontroversi saat gol pertama tersebut.

Nanti akan kami posting khusus mengulas tentang gol pertama Christiano Ronaldo saat pertandingan melawan Atletico Madrid leg pertama semifinal Liga Champions.

Varane menilai kemenangan tiga gol tanpa balas di laga kandang layak disyukuri. Akan tetapi, ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa peperangan belum sepenuhnya usai.

“Kami senang dengan hasil yang kami capai. Kami tidak kebobolan dan ini modal penting dalam pertandingan di fase gugur Liga Champions,” kata Varane.

“Kami semua telah bekerja keras dan Cristiano Ronaldo tampil luar biasa. Dia selalu membuat perbedaan di setiap laga besar. Kami memenangi pertempuran namun kami belum memenangi perang,” sambungnya.

Bek asal Perancis tersebut tak lupa memberikan pujian kepada supporter setia El Real yang memberikan energi positif dari tribune Bernabeu.

“Kami berterima kasih kepada suporter yang memegang peran kunci. Memberikan kami kekuatan dan bersama-sama memenangkan pertandingan.”

Oleh karena itu, jelang laga leg kedua semifinal di markas Atletico di Vicente Calderon pada 10 Mei mendatang, Madrid mengantongi modal keunggulan tiga gol.

Kali terakhir bertanding di Calderon, Madrid mampu menang 3-0 atas Atletico pada laga La Liga paruh pertama musim 2016/17.